Faktor Pendukung Potensi Kenaikan Harga Tanah/Rumah di Yogyakarta

Faktor Pendukung Potensi Kenaikan Harga Tanah/Rumah.

Di mana pun lokasinya, harga tanah/rumah cenderung naik harganya tiap tahun karena ada stigma masyarakat bahwa populasi bertambah namun pertambahan lahan pemukiman tidak mengimbang. Fakta umum tentang harga tanah ini memang berlaku universal. Selama ini tercatat faktor kenaikan harga tanah paling umum disebabkan letak lokasinya. Karena itu bisa dipahami semakin strategis lokasi tanah, semakin tinggi pula harganya. Mengacu pada pemahaman tersebut, lokasi tanah strategis amat ditentukan oleh banyak pertimbangan. Pertimbangan seperti view lingkungan sekitar, kenyamanan kawasan, tingkat kepadatan populasi, rencana pengembangan tata kota, dan lainnya.

Apapun pertimbangan investasi maupun karena sekadar menabung aset, membeli tanah/rumah berlokasi bagus ujungnya dapat menikmati keuntungan. Saat memutuskan membayar sebidang tanah, sadar atau tidak , pembelinya telah menakar harga jualnya dikemudian hari. Ada harapan yang terselip di tahun mendatang tanah yang dibeli meningkat harganya.

Untuk memastikan dalam kadar yang bisa dianalisa, pembeli tanah/rumah perlu melakukan pengamatan dari berbagai segi, demi memperkirakan kenaikan harga tanah. Apa yang bakal dibangun di seputaran tanah tersebut, menentukan laju kenaikan harganya. Bila kawasan seputar tanah tersebut sarat pengembangan, banyak perumahan dibangun dengan sendirinya harga tanah di sekelilingnya pun mengalami kenaikan signifikan.
Untuk memastikan kenaikan harga tanah di pasaran, anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

1) Peruntukan kawasan. Sebagus apapun lokasi tanah, apabila di masa depan terjadi perubahan peruntukan kawasan yang justru berkebalikan dengan logika ekonomi, dipastikan harganya akan anjlog. Perumpamaan paling gampang adalah dibangunnya jembatan layang (fly-over) yang melintasi bagian depan sebidang tanah. Otomatis harganya bakal turun karena tak bisa lagi digunakan sebagai area komersial, untuk rumah tinggal pun tak nyaman. Apa yang terjadi di Jl. Magelang, Yogyakarta, bisa menjadi bukti nyata. (tetapi kondisi ini dapat dibantu naik harga tanah/rumah jika ada ikon komersil sebagai magnet)

2) Fungsi komersialnya tanahnya. Mengetahui peruntukan sebidang tanah berarti mengukur fungsi komersialnya. Lingkungan sekitar dalam hal ini bisa dijadikan cermin. Jika sederet dari lokasi tanah tersebut banyak berdiri Ruko yang terserap pasar maka turut membangun ruko di atas bidang tanah tersebut terasa masuk akal. Pun jika berani membangun hotel, umpamnya, dipastikan nilai komersial tanah tersebut lebih tinggi. Pemilik tanah bisa berkonsultasi dengan arsitek berpengalaman untuk lebih memastikan teknisnya.

3) Teliti bentuk tanahnya di lapangan. Yang dimaksud adalah proporsi antara lebar depan dan lebar belakang berbanding dengan panjang tanah. Site tanah yang bagus ukurannya adalah yang berbentuk kotak memanjang ke belakanag. Tanah dengan model seperti itu bisa dibangun berbagai fungsi peruntukan. Bisa dibangun rumah tinggal, rumah kost, bahkan ruko bila mungkin. Biasanya ukuran ideal untuk lebar depan tanah yang dianggap ideal dan berpotensi tinggi kenaikan harganya tak kurang dari 6 meter lebar depannya.

4) Akses jalan masuk. Jalan adalah faktor utama dari nilai sebuah tanah. Jalan lebar dan tidak menikungg tajam yang melintasi sebidang tanah berdampak langsung pada tingginya harga. Alasannya sekali lagi berkaitan dengan funsi komersial. Jalan lebar galibnya adalah daya tarik untuk mengembangkan pusat keramaian, perkantoran, perniagaan dan lainnya. Di samping itu, jalan lebar yang menjadi akses ke sebidang tanah berdampak positif bagi kelancaran serta kenyamanan mobilitas penduduk yang tinggal di kawasan itu.

5) Trend Economic Progress. Cari tahu bagaimana tren pertumbuhan daerah sekitar aset dalam 5 tahun terakhir, dari sini kita dapat membaca kemana arah pertumbuhan lokasi tersebut dan seberapa cepat kenaikan harga propertinya. sehingga kita bisa memprediksi berapa lama nilai aset meningkat sesuai keinginan kita. Atau kita bisa membaca indikator dengan mendata berapa banyak perusahaan ritel yg bertaraf nasional didaerah tersebut karena biasanya perusahan ritel contoh indomaret sudah melakukan survey mendalam sebelum membuka cabang usahanya.

6) Keamanan Daerah. Letak lokasi sangat menentukan keamanan yang sangat berpengaruh pada harga tanah/rumah seperti Rawan bencana alam longsor, banjir  dan termasuk ancaman kejahatan.

Tips praktis ini bisa Anda gunakan untuk menilai potensi kenaikan harga tanah yang akan Anda beli maupun tanah yang sudah dimiliki. Karena prinsipnya jasa penilai aset independen pun, menggunakan rumusan yang kurang lebih sama dengan ulasan di atas. Faktor-faktor inilah yang membuat harga tanah/rumah di Yogyakarta meningkat dibanding kota-kota lain.

Sebagai catatan sebelum membeli aset tanah/rumah alangkah baiknya untuk memutuskan tujuan utama anda dulu, apakah aset diperuntukkan untuk investasi, tempat tinggal keluarga atau usaha baru. Saran sederhana mencari tanah/rumah supaya kenaikan harga tanah/rumah signifikan kita tetap mencari informasi di daerah strategis yg lingkungannya sudah terbentuk, yang mungkin masih ada tanah/rumah untuk kita miliki. Yang sering kita sebut Pulung.